RS PKU Jogja Simulasi Darurat Kebakaran, Perkuat Standar Kesiapsiagaan dalam Situasi Apapun
YOGYAKARTA — Sebagai upaya menghadirkan rasa aman serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat termasuk kebakaran, Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta menggelar Simulasi Bencana Kebakaran pada Selasa (11/8).
Kegiatan ini merupakan rangkaian pelatihan kesiapsiagaan bencana yang berlangsung selama tiga hari. Tahapan simulasi diawali dengan seminar, tabletop exercise, gladi ruang, hingga puncaknya gladi lapang untuk menguji langsung efektivitas pedoman keselamatan yang dimiliki rumah sakit.
Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, dr. Mohammad Komarudin, Sp.A., menjelaskan bahwa langkah antisipatif ini diambil mengingat potensi risiko kebakaran yang meningkat pada musim kemarau panjang, serta refleksi dari maraknya insiden kebakaran di gedung-gedung instansi belakangan ini.
"Langkah ini kami ambil untuk memastikan kesiapan rumah sakit jika sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan. Sistem dan tim kami sudah sangat siap, dan harapannya kita dapat melakukan tindakan mitigasi seawal mungkin untuk mencegah terjadinya kebakaran," ujar dr. Komarudin.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tahunan ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan rumah sakit dalam proses pencegahan dan mitigasi bencana. Selain melatih SDM, RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta secara berkala memperkuat infrastruktur internal dan mengevaluasi unit-unit berisiko tinggi.
Ketua Komite Kesehatan Bencana RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta sekaligus Wakil Ketua Bidang Tanggap Darurat MDMC Wilayah DIY, Irfan Bakhtiar, S.Kep., NERS., menekankan pentingnya kemandirian rumah sakit saat menghadapi kondisi darurat.
"Tujuannya adalah menyiapkan sumber daya rumah sakit yang siap siaga dan mandiri, karena bencana rumah sakit tidak pernah diketahui kapan datangnya. Gladi lapang ini juga dilaksanakan untuk melihat apakah buku pedoman yang kita miliki sudah sesuai atau masih memerlukan perbaikan," jelas Irfan.

Guna memastikan standar keselamatan yang optimal, RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta menggelar agenda ini secara mandiri dengan menggandeng berbagai pihak eksternal, meliputi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Yogyakarta, BPBD DIY, MDMC DIY, dan LAZISMU PKU.
Selain simulasi besar tahunan yang rutin diselaraskan dengan momentum Hari Kesiapsiagaan Bencana setiap bulan April, RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta juga menggembleng seluruh karyawannya melalui pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta pengujian berkala pada sistem alarm dan kode kedaruratan rumah sakit.
What's Your Reaction?
-
2
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow