Kesehatan

Kesehatan

MediaMU.COM

Jul 21, 2024
Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang
Breaking
RS PKU Bantul Raih Penghargaan RS Swasta Terbaik Program Penanggulangan Tuberkulosis Oleh Dinkes DIY Inilah Manfaat Bekam dalam Meningkatkan Imunitas Tubuh Tempuh Jarak Hingga 20 Km, Kurir Pos Indonesia Siap Antar Obat RS PKU Yogya ke Pasien Antar Obat ke Pasien, RS PKU Muhammadiyah Yogya Luncurkan FAST MENTARI Clubfoot: Upaya MPKU PP Muhammadiyah Optimalkan Penyembuhan Kaki Pengkor Seminar Cegah Stunting RS PKU Yogya: Berat Bayi Rendah Harus Diperhatikan Kopdar AmbulanMu DIY: Wadah Silaturahmi dan Menguji Kecakapan Relawan Milad ke-111 Muhammadiyah, RS PKU Muhammadiyah Sleman Dilaunching RS PKU Kota Yogya Adakan Jalan Sehat, Kampanyekan Risiko Kelahiran Prematur   PDM Langkat Gandeng Berbagai Pihak Selenggarakan Aksi Bergizi Sehat Berkemajuan Sehat dalam Genggaman Tangan Kecil dari RS PKU Muhammadiyah Bantul Atasi Stunting, KL Lazismu Kotagede Gandeng Puskesmas dan BKKBN DIY RSU PKU Muhammadiyah Bantul Mampu Bersaing Secara Nasional dan Internasional Pastikan Penanganan Cedera Atlet Benar, LPO PP Muhammadiyah Adakan Workshop Penanganan Cedera Olahraga Peringati Hari Cuci Tangan Sedunia, RS PKU Bantul Gelar Lomba Cuci Tangan dan Ice Breaking Tim EMT PKU Muhammadiyah Bantul Berlatih Penanganan Bencana Gempa Bumi Layanan Kesehatan Gratis Jadi Kontribusi Kongkret Mahasiswa tarjih Muhammadiyah Pada Masyarakat Gandeng Kemenkes RI, PP Muhammadiyah Mulai Program Aksi Bergizi Sehat Berkemajuan Generasi Muhammadiyah UAD Juara Pertama PCTA 2018 Kementerian Pertahanan RI Tapak Suci UAD Yogyakarta Selalu Meraih Juara

1st LARSI Annual Meeting Menuju Rumah Sakit Berkualitas

YOGYA  – Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Indonesia (LARSI) menggelar 1st LARSI Annual Meeting yang diikuti peserta dari berbagai wilayah di Indonesia. Agenda ini berlangsung di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center pada Kamis- Jum’at (16 -17/3)  dengan mengusung tema “Menuju Rumah Sakit yang Bermutu, Aman, dan Berkesinambungan.”

Pertemuan ini dihadiri Plt. Direktorat Mutu Pelayanan Kesehatan Kemenkes dr. Yanti Herman, S.H., MH.Kes, Ketua Umum LARSI dr. Umi Sjarqiah, Sp.KFR, MKM, FISQua, Direktur PT Larsi Mentari Medika Dr. dr. Slamet Budiarto, S.H,. M.H.Kes. Turut hadir pula dari PT Larsi Mentari Medika, antara lain Komisaris Prof. Dr. Syafiq A. Mughni, Drs. Muhammad Agus Samsudin M.M., Agus Sulistio Dunda serta 360 peserta dari berbagai Rumah Sakit di Indonesia.

Ketua Umum LARSI dr. Umi Sjarqiah, Sp.KFR, MKM, FISQua mengungkapkan saat ini LARSI sudah memiliki 300 mitra Rumah Sakit. Dan ini telah mendapat dukungan langsung dari PERSI (Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia).

“LARSI juga selalu bekerjasama dengan PERSI baik pusat maupun daerah,” terangnya.

Umi menjelaskan LARSI merupakan transformasi akreditasi yang memberikan warna baru bagi keberlanjutan rumah sakit di Indonesia. Ini sangat penting karena sebagai gerak pelanjut menjalankan akreditasi rumah sakit di masa depan.

“Kami sangat bersyukur bapak/ibu mitra LARSI menerima LARSI sebagai mitra dalam menjalankan mutu rumah sakit, keselamatan pasien, dan keberlangsungan rumah sakit. Semua ini berkat kepercayaan dari Kemenkes RI tentunya dan juga perjuangan dari para Komisaris LARSI, Direktur PT Larsi Mentari Medika, dan seluruh pengurus LARSI yang telah berkolaborasi,” ucapnya.

Selain itu, dijelaskan pula kalau LARSI telah memiliki setidaknya 210 surveyor. Sebanyak 100 surveyor mengikuti FISQua (Fellowship Internasional Society for Quality in Health Care) dan sebanyak 32 surveyor diantaranya telah dinyatakan lulus FISQua.

“Tentu ini merupakan pencapaian luar biasa dalam 1 tahun. Mudah-mudahan terus lahir fellowship- fellowship FISQua untuk mencapai tujuan LARSI terkenal di kancah internasional,” jelas Umi.

Sementara itu, Direktur PT Larsi Mentari Medika Dr. dr. Slamet Budiarto, SH,. MH.Kes menjelaskan LARSI memiliki keunggulan sebagai lembaga yang mengedepankan prinsip humanisme (kesetaraan). Slamet menjelaskan seorang surveyor LARSI bukan sebagai seorang auditor ataupun pemeriksa pasien. Akan tetapi berbanding terbalik dengan surveyor-surveyor yang sebelumnya.

“Jadi, pendekatan kita adalah bahwa kalau surveyor LARSI sudah mensurvei rumah sakit, maka dengan kesadaran sendiri mempunyai sadar Patient Safety,”tuturnya.

Maka hadirnya LARSI, lanjut Slamet, sebagai misi untuk meningkatkan kualitas Rumah Sakit agar dapat bersaing dengan kompetitor rumah sakit yang ada di luar negeri.

Kemudian, Wakil Menteri Kesehatan Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD turut memberikan arahan melalui video konferensi. Dalam arahannya, Prof Dante mengatakan pelayanan rujukan masih menghadapi berbagai tantangan dan persoalan. Salah satunya akses bermutu yang menjadi titik pentingnya.

“Untuk menjawab masalah tersebut, Kemenkes melaksanakan transformasi sistem kesehatan dengan transformasi layanan digital yang menjadi pilar kedua dari enam pilar transformasi kesehatan,” ujarnya.

Senada dengan Prof Dante, Plt Direktorat Mutu Pelayanan Kesehatan Kemenkes dr. Yanti Herman, SH, MH.Kes memaparkan 6 (enam) pilar transformasi penopang kesehatan Indonesia. Enam pilar tersebut, yaitu: transformasi layanan primer, layanan rujukan, sistem ketahanan kesehatan, sistem pembiayaan kesehatan, SDM kesehatan, dan teknologi kesehatan.

Agenda 1st LARSI Annual Meeting juga disemarakkan dengan LARSI EXPO, Simposium, dan berbagai workshop seperti Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien  (PMKP), Program Pengendalian Resistensi Aktibiotika PPRA), Program Nasional (PROGNAS), menata Proses Bisnis Rumah Sakit melalui Akreditasi hingga Strategi Berkomunikasi Efektif dengan Pelanggan/Masyarakat, Asuhan Pasien, dan Antar Profesi. (*)


Berita ini diterima mediamu.com dari Tim Media Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Indonesia (LARSI)
Wartawan: Dzikril Firmansyah

Comment

Your email address will not be published

There are no comments here yet
Be the first to comment here