Kuatkan Layanan Digital, RS PKU Muhammadiyah Yogya Raih Penghargaan BPJS Kesehatan
YOGYAKARTA — RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan berbasis teknologi. Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari BPJS Kesehatan melalui pemberian penghargaan atas keberhasilan rumah sakit dalam mengimplementasikan layanan digital terintegrasi bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Penghargaan ini diberikan atas capaian RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dalam mengintegrasikan sejumlah sistem layanan penting, antara lain Sistem Antrean Online/Daring, Sistem Klaim, penerapan E-SEP, Finger Print dan Frista, Integrasi Bridging Farmasi, hingga implementasi Rekam Medis Elektronik (RME). Seluruh sistem tersebut dinilai berkontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi layanan sekaligus memperbaiki pengalaman pasien.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Dr. Ir. Edwin Aristiawan, M.M., dan diterima oleh Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, dr. Mohammad Komarudin, Sp.A., pada Rabu (28/1).
Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, dr. Mohammad Komarudin, menyampaikan bahwa integrasi sistem layanan digital bukan semata penguatan teknologi, melainkan bagian dari strategi besar rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat, dan nyaman bagi pasien.
“Bagi kami, integrasi ini bukan sekadar proyek teknologi, tetapi merupakan komitmen menghadirkan perjalanan layanan yang lebih baik bagi pasien, mulai dari pendaftaran, pemeriksaan, hingga penyelesaian administrasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta telah lebih dahulu mengimplementasikan sistem antrean online/daring dan rekam medis elektronik secara mandiri. Integrasi dengan sistem BPJS Kesehatan menjadi langkah lanjutan untuk memperkuat layanan yang akuntabel, efisien, dan terintegrasi, sekaligus mendukung kelancaran pelayanan bagi peserta JKN.
Integrasi antrean online/daring membuat alur kedatangan pasien lebih tertib dan terencana. Sementara itu, integrasi sistem klaim dan farmasi mendukung proses administrasi yang lebih konsisten dan transparan. Dampaknya, waktu tunggu pasien dapat ditekan dan kepuasan layanan meningkat.
RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta juga memandang kolaborasi dengan BPJS Kesehatan serta jejaring rumah sakit melalui Rumah Sakit Muhammadiyah-‘Aisyiyah (RSMA) sebagai langkah strategis dalam mendorong peningkatan mutu layanan kesehatan secara berkelanjutan.
Ke depan, RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta berkomitmen untuk terus memperkuat standar layanan, kualitas data, serta koordinasi lintas unit agar manfaat transformasi digital ini semakin dirasakan oleh pasien, tenaga kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow