MPKU PWM DIY Dorong Peningkatan Kompetensi Nakes di Webinar Modern Wound Care

MPKU PWM DIY Dorong Peningkatan Kompetensi Nakes di Webinar Modern Wound Care

Smallest Font
Largest Font

YOGYAKARTA — Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWM DIY) terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap penyelenggaraan webinar nasional #FirdausMediTalk bertajuk Mastering Modern Wound Care: Essential Skills for the Modern Clinician yang digelar secara daring pada Sabtu (11/7).

Kegiatan yang diinisiasi Klinik Pratama 24 Jam Firdaus bekerja sama dengan Eduverse Health Institute and Training Center itu diikuti ratusan tenaga kesehatan dari berbagai daerah di Indonesia. Webinar juga telah memperoleh akreditasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sehingga peserta berhak mendapatkan Satuan Kredit Profesi (SKP).

Ketua MPKU PWM DIY, dr. Masykur Rahmat, MARS, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara fasilitas layanan kesehatan, lembaga pendidikan, dan organisasi profesi menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas tenaga kesehatan di era pelayanan kesehatan yang terus berkembang.

"Kolaborasi antarlembaga seperti ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas tenaga kesehatan, baik di lingkungan Muhammadiyah maupun secara nasional," ujarnya.

Ia menilai peningkatan kompetensi tenaga kesehatan harus dilakukan secara berkelanjutan agar mutu pelayanan kesehatan, khususnya di layanan primer, semakin meningkat dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Ketua Panitia, dr. Aryodipo Biru Bawono, menjelaskan webinar ini menjadi wadah pembelajaran berkelanjutan agar tenaga kesehatan mampu menerapkan prinsip-prinsip perawatan luka modern yang berbasis bukti ilmiah.

"Perawatan luka terus berkembang dengan berbagai inovasi dan pendekatan terbaru. Melalui webinar ini, kami berharap peserta memperoleh pemahaman yang komprehensif sekaligus mampu mengimplementasikan praktik terbaik dalam pelayanan sehari-hari demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien," katanya.

Sementara itu, Kepala Klinik Pratama 24 Jam Firdaus, dr. Septrivia Fryzka, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen klinik dalam membangun budaya belajar yang berkesinambungan sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, khususnya di layanan primer.

"Klinik Pratama 24 Jam Firdaus secara konsisten menghadirkan berbagai webinar dan pelatihan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pengembangan sumber daya manusia kesehatan. Kami percaya bahwa peningkatan kompetensi tenaga kesehatan akan berdampak langsung pada peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien," ungkapnya.

Dalam webinar tersebut, peserta memperoleh materi dari para praktisi dan akademisi berpengalaman di bidang perawatan luka. dr. Budhi Arifin Noor, Sp.B., Subsp. BVE(K), membawakan materi The Science of Wound: Cellular Mechanism to Clinical Settings. Selanjutnya, dr. Muhammad Ihsan Wahdono, Sp.B.P.R.E., M.Ked.Klin, memaparkan Modern Wound Management: Principles of Care and Clinical Dressing Techniques.

Materi berikutnya disampaikan Fahni Haris, S.Kep., Ns., M.Kep., PhD, melalui topik Collaborative Nursing in Wound Care: Supporting Recovery Beyond Surgical Management. Adapun Sukarni, S.Kep., Ns., M.Kep., PhD., WOCN, membagikan praktik terbaik dalam materi Continuity of Care in Wound Management: Best Practices from PKU Muhammadiyah Kitamura.

Melalui dukungan terhadap kegiatan ini, MPKU PWM DIY menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas pelayanan kesehatan Muhammadiyah melalui peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dan keselamatan pasien.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    1
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Berita Terkait