RS PKU Muhammadiyah Gamping dan BPJS Kesehatan Resmi Kerjasama Layanan Radioterapi Mulai 2026

RS PKU Muhammadiyah Gamping dan BPJS Kesehatan Resmi Kerjasama Layanan Radioterapi Mulai 2026

Smallest Font
Largest Font

SLEMAN — Direktur Utama BPJS Kesehatan RI, Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D., AAK., melakukan kunjungan kerja ke RS PKU Muhammadiyah Gamping, Jumat (2/1). Kunjungan tersebut menandai disetujuinya kerja sama layanan radioterapi - onkologi antara BPJS Kesehatan dan RS PKU Muhammadiyah Gamping yang resmi berlaku mulai 1 Januari 2026.

Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat 3 Gedung Walidah RS PKU Muhammadiyah Gamping. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses layanan kanker berkualitas bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, dr. Ali Ghufron Mukti, menegaskan bahwa kanker merupakan salah satu penyakit tidak menular katastropik dengan beban pembiayaan tinggi serta dampak besar bagi sistem kesehatan nasional. Berdasarkan data Globocan 2022, Indonesia mencatat lebih dari 408 ribu kasus baru kanker dan hampir 242 ribu kematian, dengan jenis kanker terbanyak meliputi kanker payudara, leher rahim, paru, dan kolorektal.

“Radioterapi adalah layanan yang sangat krusial dalam tatalaksana kanker. Kehadiran fasilitas radioterapi di RS PKU Muhammadiyah Gamping ini sangat strategis dan kualitasnya tidak kalah dengan rumah sakit di luar negeri,” ujar Ghufron.

Ia bahkan menyebut bahwa teknologi radioterapi yang dimiliki RS PKU Muhammadiyah Gamping setara dengan pusat layanan kanker di Penang, Malaysia dan Singapura. “Pasien yang sebelumnya berobat ke luar negeri justru mengakui pelayanannya lebih baik dan lebih cepat di sini (RS PKU Muhammadiyah Gamping-red). Ini bukti bahwa Indonesia sebenarnya mampu,” katanya.

RS PKU Muhammadiyah Gamping sendiri telah meresmikan Gedung Comprehensive Cancer Center (CCC) pada 18 November 2024 oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si. Gedung ini dirancang sebagai pusat layanan kanker terpadu, mulai dari diagnostik, terapi, dukungan psikososial, hingga edukasi dan penelitian.

Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Gamping, dr. H. Ahmad Faesol, Sp.Rad., M.Kes., MMR., menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya kerja sama tersebut setelah lebih dari empat tahun persiapan.

“Alhamdulillah, mulai hari ini layanan radioterapi sudah dapat difasilitasi BPJS Kesehatan. Ini bukan semata soal bisnis atau mencari uang, tetapi amanah untuk memberikan pelayanan terbaik bagi umat,” tegasnya.

Layanan radioterapi di RS PKU Muhammadiyah Gamping didukung teknologi Linear Accelerator (Linac) Halcyon tipe D, yang memiliki kecepatan empat kali lebih cepat dibanding Linac konvensional dengan presisi tinggi dan efek samping minimal. Selain itu, tersedia Canon 4D CT Simulator yang mampu memetakan tumor bergerak, sangat efektif untuk kanker paru, hati, dan prostat.

Dari sisi sumber daya manusia, layanan ini ditangani oleh dokter spesialis onkologi radiasi yang kompeten dan tersertifikasi, di antaranya dr. Ericko Ekaputra, Sp.Onk.Rad(K), dr. Wigati Dhamiyati, Sp.Onk.Rad(K), dr. Seize Edwiena Yanuarta, Sp.Onk.Rad, dr. Lidya Meidania, Sp.Onk.Rad(K), serta dr. Teuku Muhammad Khaled, Sp.Onk.Rad. Layanan ini juga diperkuat tim dokter onkologi lintas disiplin, termasuk bedah, penyakit dalam, paru, obstetri-ginekologi, hingga bedah saraf.

Faesol menegaskan, RS PKU Muhammadiyah Gamping menargetkan pelayanan kanker yang paripurna. “Kami ingin pasien tidak perlu lagi ke luar negeri untuk pengobatan kanker. Mimpi kami adalah menciptakan ‘Penang-nya Indonesia’ di sini,” ujarnya.

Dengan kapasitas alat CT Scan yang mampu melayani lebih dari 100 tindakan radioterapi per hari, RS PKU Muhammadiyah Gamping optimistis dapat memangkas antrean panjang dan menjawab keterbatasan akses layanan radioterapi yang selama ini menjadi persoalan di banyak daerah.

Kerja sama ini sekaligus mempertegas komitmen BPJS Kesehatan dan Muhammadiyah dalam memperluas pemerataan layanan kanker yang bermutu, aman, dan berkeadilan bagi masyarakat Indonesia.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Berita Terkait